Langsung ke konten utama

Mask of Magnaminty

Hai!

Apa kabar? gak kerasa udah minggu kedua di bulan Januari ya? semua orang kembali ke rutinitas masing -masing, semangat guys!

Walaupun sibuk dengan kuliah/kerja jangan lupa untuk selalu merawat kulit kita. Buat aku sendiri, penting banget maskeran 2 - 3x seminggu. Jenis masker yang aku pakai beda - beda dari sheet mask, clay mask, sampe masker D.I.Y. Nah, beberapa bulan lalu aku nitip masker ini sama temenku yang kebetulan ke Jepang, yaitu Mask of Magnaminty dari LUSH. Aku tahu masker ini dari temenku karena menurut dia masker ini bikin kulit wajah halus dan lembab. Mask of Magnaminty punya ku adalah yang tipe self - preserving. Tipe self - preserving ini memunyai kandungan madu yang lebih banyak dari tipe normal. Menurut website LUSH.com, Mask of Magnaminty self - preserving selain berguna untuk deep cleanse dan memiliki efek menyegarkan dari peppermint, masker ini cocok untuk kulit kering karena kandungan madunya akan membantu melembabkan kulit. Namun.. sayang sekali setelah pakai masker ini wajahku bruntusan :( sedih :( akhirnya aku pakai masker ini dibadan aja, karena memang selain untuk wajah, masker ini bisa dipakai diseluruh tubuh. 


Untuk perbedaan tipe normal dan self - preserving, bisa dilihat dari tutup kemasannya. Pada kemasan self - preserving terdapat kotak hijau putih dibagian bawah, sedangkan yang normal tidak ada. Bisa di cari di google Mask of Magnaminty normal vs self - preserving. Aku beli yang kemasan kecil isi 125 gram, dan belum habis - habis sampai sekarang. Masker ini lebih baik disimpan dikulkas. Saat dipakai wangi mintnya lumayan terasa namun tidak mengganggu. Teksturnya lembut, thick dan terdapat butiran - butiran untuk scrubbing setelah masker mengering. Pada saat penggunaan, masker ini mudah diaplikasikan di wajah, walaupun butiran - butiran scrubnya kadang berjatuhan jadi agak berantakan sedikit but, it's okay.



Cara pakainya untuk di wajah maupun di badan sama saja. Setelah diaplikasikan, tunggu 10 - 15 menit, lalu basahi sedikit dengan air dan pijat - pijat wajah sekaligus melakukan scrubbing. Untuk penggunaan dibagian badan, scrubbingnya tidak terlalu mengangkat daki - daki. Tapi, hasil yang dirasakan sama seperti penggunaan pada wajah yaitu kulit terasa lembut, lembab, dan kenyal. Apakah aku akan repurchase? mungkin. Alasannya karena, tidak cocok di wajahku, walaupun bisa dipakai dibadan, dan repot harus titip - titip temen atau pesen di jastip. Semoga LUSH cepet buka cabang di Indonesia, AMIN!

Oiya, kalau kalian penasaran dengan cara bikin Mask of Magnaminty, kalian bisa liat di youtube mereka. 


Thankyou for reading!
-ICHZ

Komentar

Postingan populer dari blog ini

New Product Alert : Blithe Is Finally Here In Indonesia!

Hai Bloggie! Hari Rabu kemarin aku datang ke acara launching produk perawatan kulit dari Korea yaitu Blithe. Big thanks to ka Fika ( @mrsdelonikacom ) yang udah pilih aku untuk ikut acara ini :D Blithe fokus kepada Anti - Polluaging sebagai konsepnya. Polluaging adalah gabungan dari kata Pollution seperti fine dust, yellow dust, and heavy metals dan Natural Aging yang mana keduanya saling berkesinambungan karena sebagai wanita urban pasti memiliki tingkat stress yang tinggi ditambah dengan adanya paparan dari polusi sehingga akan memstimulasi dan mempercepat terjadinya penuaan dini.  As we know in korean beauty, there are some methods in their skin care routine, such as 10 steps routine or 7 skin methods.  Sementara, tidak setiap orang mempunyai waktu yang banyak untuk melakukan skin care routine tersebut karena sibuk namun tetap menginginkan kulit yang terawat. Blithe dengan slogan So Smart, So Delight! merupakan produk perawatan kulit yang didesain u...

Sunday at the Museum

Hai guys! Bagi yang belum tahu, di kota Jakarta kita tercinta ini ada museum baru loh. Lebih tepatnya museum seni yaitu Museum Macan ( Modern and Contemporary Art in Nusantara ). Setau saya, museum ini sudah buka sejak April 2017 namun hanya untuk member, dan dibuka untuk umum sejak bulan November. Kemarin saat kesana, pameran yang sedang berlangsung bertemakan Art Turns. World Turns. Salah satu alasan saya kesini karena adanya karya seni dari Yayoi Kusama, seniman asal Jepang yang identik dengan polkadot, yaitu ' Infinity Mirrored Room - Brilliance of the Souls'. Harga tiket masuknya untuk weekend  adalah Rp 50.000,00. Menurut saya museum ini sangat modern dan tempatnya nyaman, namun karena saya datang dihari minggu siang sekitar jam 3, pengungjung lumayan padat. Tips dari saya, untuk memasuki infinity room lebih baik di awal jam buka karena antriannya mungkin tidak sepadat di siang hari, atau bisa datang di hari biasa. Pengalaman saya, saya mengantri untuk memasuki infin...

RED, WHITE, & A LIL BIT ABSTRACT

HAI! Aku suka banget liat video - video DIY di youtube, khususnya chanel yang bikin baju. Di channel youtube coolirpa , April,  membuat baju baru ( recycle ) dari baju lama yang dia beli di thrift store . Terinspirasi dari April aku coba ikutan bikin recyle  dari celana aku yang udah gak muat jadi dibuat atasan. Sebenernya ini sok ide aja sih aku :') karena aku ga ada basic sama sekali tentang jahit - menjahit. Baju yang aku pakai di foto ini yaitu atasan bertali yang aku bikin dari celana aku yang sudah kesempitan. Caranya adalah aku potong celana ku, disambung pakai bahan lain menggunakan jarum pentul lalu aku jahit di tukang permak levis yang suka lewat depan rumah hahaha.  Disclaimer : Sebenarnya baju ini udah aku bikin dari awal tahun 2017, jadi aku gak punya foto sebelumnya dari celana yang aku recyle ini.  Alasan aku me- recycle  celana aku karena, memang udah ga muat tapiii motifnya gemazz jadi sayang kalau dikasih orang.. Lalu ak...